Jurnal dapat anda lihat di website ini
Judul1 ; Pendidikan Karakter untuk Anak Usia Dini
Penulis ; Slamet Suyanto
Latar Belakang Masalah :
Menumbuhkembangkan nilai-nilai universal dan mengembangkan karakter bangsa sebaiknya dimulai sejak usia dini. Anak usia dini dalam perkembangan yang paling cepat dalam berbagai aspek termasuk aspek agama, moral, sosial, intelektual, dan emosi. Perlakuan pendidikan yang diberikan pada usia dini diyakini akan terpateri kuat di dalam hati dan pikiran anak yang jernih. Jika anak didik dengan baik, diberi contoh yang baik, dan dibiasakan hidup dengan nilai dan karakter yang baik, maka mereka cenderung menjadi orang yang baik yang berhati emas, berpikiran positif, dan berbudi mulia. Persoalannya adalah bagaimana mengembangkan karakter yang baik pada anak usia dini? Apa saja tema dan kegiatan yang yang relevan untuk mengembangkan karakter pada anak usia dini? Bagaimana melakukan asesmen perkembangan karakter pada anak usia dini? Makalah ini menjawab berbagai persoalan tersebut
Tujuan Penelitian :
Pendidikan anak usia dini merupakan investasi bangsa; jika ingin mengembangkan bangsa Indonesia menjadi bangsa dengan nasionalisme, integritas, dan karakter yang kuat maka mulailah sejak anak usia dini.
Metode penelitian ;
Pada tahun 1993, Josephson Institute of Ethics mensponsori pertemuan di Aspen, Colorado, Amerika Serikat untuk mendiskusikan penurunan moral dan cara mengatasinya. Sebanyak dua puluh delapan orang pemimpin dunia merumuskan nilai-nilai universal yang diturunkan dari nilai-nilai kultural, ekonomi, politik, dan agama. Hasil pertemuan itu kemudian dikenal dengan Aspen Declaration on Character Education
(DeRoche, 2009).
(DeRoche, 2009).
Hasil penelitian ;
Character Education Partnership (CEP) (2010) mengadaptasikan teori Likona tentang implementasi pendidikan karakter yang efektif di sekolah. Ada sebelas prinsip pendidikan karakter yang efektif yaitu sebagai berikut.
1. Sekolah dengan segenap komunitasnya mengembangkan nilai etika dasar dan perilaku yang diyakini sebagai karakter yang baik.
2. Sekolah mendefinisikan karakter secara komprehensif meliputi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku.
3. Sekolah menggunakan pendekatan yang komprehensif, mendalam dan proaktif untuk mengembangkan karakter.
4. Sekolah mengembangkan komunitas yang peduli.
5. Sekolah memberi kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan nilai-nilai moral.
6. Sekolah mengembangkan kurikulum yang bermakna dan menantang yang menghormati semua siswa, mengembangkan nilai, dan membantu siswa untuk sukses.
7. Sekolah membantu siswa dalam mengembangkan motivasi diri.
8. Staf sekolah merupakan komunitas belajar etika yang dapat menjadi contoh dan tauladan bagi siswa.
9. Sekolah mengembangkan kepemimpinan bersama dan berbagai pendukung pendidikan karakter.
10. Sekolah melibatkan orangtua dan komunitas sekolah sebagai partner pengembangan karakter.
11. Sekolah secara reguler melakukan asesmen terhadap kultur dan iklim sekolah dan staf dalam pendidikan karakter di mana siswa memanifestasikan karakter yang baik.
1. Sekolah dengan segenap komunitasnya mengembangkan nilai etika dasar dan perilaku yang diyakini sebagai karakter yang baik.
2. Sekolah mendefinisikan karakter secara komprehensif meliputi cara berpikir, bersikap, dan berperilaku.
3. Sekolah menggunakan pendekatan yang komprehensif, mendalam dan proaktif untuk mengembangkan karakter.
4. Sekolah mengembangkan komunitas yang peduli.
5. Sekolah memberi kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan nilai-nilai moral.
6. Sekolah mengembangkan kurikulum yang bermakna dan menantang yang menghormati semua siswa, mengembangkan nilai, dan membantu siswa untuk sukses.
7. Sekolah membantu siswa dalam mengembangkan motivasi diri.
8. Staf sekolah merupakan komunitas belajar etika yang dapat menjadi contoh dan tauladan bagi siswa.
9. Sekolah mengembangkan kepemimpinan bersama dan berbagai pendukung pendidikan karakter.
10. Sekolah melibatkan orangtua dan komunitas sekolah sebagai partner pengembangan karakter.
11. Sekolah secara reguler melakukan asesmen terhadap kultur dan iklim sekolah dan staf dalam pendidikan karakter di mana siswa memanifestasikan karakter yang baik.
Sumber :
http://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/view/2898
Tidak ada komentar:
Posting Komentar